Dalam perkembangan digitalisasi yang cukup pesat, terutama dalam masa pandemik seperti saat ini, aktifitas berseluncur di Internet menggunakan perangkat seperti laptop sudah menjadi sebuah kebiasaan yang tak lepas dari keseharian. Namun dibalik perkembangan tersebut, aksi kejahatan didunia siber selalu mengintai diri kita dengan memanfaatkan perangkat yang kita gunakan, jika kita tidak memanfaatkan fitur-fitur keamanan yang sudah terpasang didalamnya.
Firewall merupakan salah satu fitur keamanan yang terpasang secara default didalam sistem operasi pada laptop yang kita gunakan, terlepas dari jenis sistem operasinya. Secara umum, fungsi Firewall berfungsi untuk membatasi akses dari dan ke perangkat yang kita gunakan. Ibaratnya, Firewall adalah gerbang yang membatasi akses, sehingga hanya koneksi yang diperbolehkan yang dapat melewatinya. Misalnya, ketika ada software yang membutuhkan pembaruan (update) ke situs pembuat software / ketika terdapat koneksi dari internet ke perangkat yang kita gunakan.
Terkadang bagi sebagian orang, fitur Firewall dianggap mengganggu mereka dikarenakan Firewall membatasi koneksi ketika sedang beraktifitas di Internet. Namun alih-alih memodifikasi akses koneksi tersebut di Firewall, lebih memilih untuk menonaktifkannya sehingga tidak ada lagi fitur keamanan yang membatasi akses. Kebayangkan ketika sebuah gerbang dibiarkan terbuka, maka setiap orang dengan bebasnya mempunyai akses ke dalam lingkungan rumah. Berikut adalah fungsi-fungsi Firewall jika anda mengaktifkannya pada perangkat anda.
Mengatur Lalu Lintas Akses.
Pengaturan akses menjadi satu hal yang penting diperhatikan. Apa dan siapa yang diperbolehkan mengakses perangkat anda. Hanya perbolehkan akses yang menurut anda berguna untuk mendukung aktifitas anda. Misalnya untuk aktifitas berinternet (http), akses mengirim dan menerima email (smtp dan pop3). Jika terdapat permintaan koneksi yang tidak ada perlukan, segera lakukan block akses tersebut melalui Firewall.
Menghindari Aksi Peretasan Di Perangkat Anda.
Aksi peretasan pada perangkat yang anda gunakan bukanlah sesuatu yang mustahil untuk terjadi, namun dengan diaktifkan Firewall setidaknya dapat menjadi salah satu tindakan pengamanan untuk mencegah terjadinya aksi peretasan. Firewall dapat digunakan untuk membatasi akses. Sehingga dengan membatasi akses, aksi peretas juga menjadi terbatas dan tidak leluasa dalam melakukan aksinya.
Mencatat Aktifitas Pengguna.
Setiap aktifitas koneksi yang melewati Firewall akan dicatat yang biasanya disebut dengan log. Sehingga jika dikemudian hari, jika terjadi aksi yang tidak diinginkan maka log tersebut dapat ditinjau untuk melakukan pelacakan dan pengungkapan. Selain itu, log tersebut juga dapat digunakan sebagai tindakan pengembangan keamanan akses dengan cara melakukan peninjauan (review) terhadap akses yang melalui Firewall.
Untuk dapat mengetahui sistem operasi yang kita gunakan pada perangkat sudah berfungsi dengan baik, bagi pengguna sistem operasi Microsoft dapat merujuk kepada referensi berikut ini. Sedangkan bagi pengguna sistem operasi MacOS dapat merujuk kepada referensi berikut ini.
